Selasa, 19 Juni 2012

Perubahan Bahasa


BAB I
PENDAHULUAN


A.      LATAR BELAKANG

                 Perubahan bahasa lazim di artikan sebagai adsanya perubahan kaidah,entah kaidahnya itu di revisi, kaidahnya menghilang atau munculnya kjaidah baru dan semuanya itu dapat terjadi semua tataran linguistic : fonologi ,sintaksis semantic , morfologi , maupun kosakata. Pada bahasa-bahasa yang mempunyai sejarah panjang tentu perubahan-perubahan itu telah terjadi berangsur dan bertahap disini karena tujuan kita bukan bukan untuk membicarakan perubahan itu secara terperinci, melainkan hanya untuk menunjukanadanya bukti perubahan, maka hanya akan di bicarakan adanya perubahan itu dalam satu tingkat saja, tanpa memperhatikan kapan perubahan itu  terjadi.

B.     MASALAH

  1. Jelaskan apa yang di maksud dengan fonologi, morfologi, sintaksis, kosakata dan semantic?
  2. Bagaimanakah perkembangan suatu bahasa?

C.     TUJUAN

1.        Untuk memahami dan mengetahui tentang fonologi , sintaksis,morfologi kosakarta dan semantic.
2.        untuk memahami perkembangan suatu bahasa.


BABII
PEMBAHASAN

A.        Perubahan bahasa

                Terjadinya perubahan itu tentunya tidak dapat di amati, sebab perubahan itu, yang sudah menjadi sifat hakiki bahasa, berlangsung dalam bahasa waktu yang relative lama, sehinggga tidak mungkin seobservasi oleh seseorang yang mempunyai waktu yang relative terbatas . Namun yang dapat di ketahui adalah bukti adanya perubahan bahasa itu. Inipun terbatas pada bahasa yang mempunyai tradisi tulis dan tidak mempunyai dokumen apapun.

Contoh bahasa inggris kuno dari abad ketujuh berikut yang di kutip dari caedmon’s Hymnn, serta bandingkan terjemahnya dalam bahasa inggris modern.

      The drought of march hath parced to the roo
      ( the drought of march has pierced to the root)

Perubahan bahasa lazim di artikan sebagai adsanya perubahan kaidah,entah kaidahnya itu di revisi, kaidahnya menghilang atau munculnya kjaidah baru dan semuanya itu dapat terjadi semua tataran linguistic : fonologi ,sintaksis semantic , morfologi , maupun leksikon.


B.         Perubahan fonologi

                Perubahan fonologi dalam bahasa ingggris ada juga yang berupa penambahan fonem.
Kata-kata seperti azure, measure,, rouge dari bahasa prancis , maka fonem /z/ tersebut di tambahkan khazanah fonem bahasa inggris.fonologi bahasapun dapat kita lihat sebelum berlakunya EYD, fonem /f/,/x/dan/ /s/ belum di masukan dalam khazanah fonem bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia lama hanya mengenal empat pola silabel yaitu V, VK, KV, dan KVK.


C.        Perubahan Morfologi

         Perubahan bahasa dapat juga terjadi dalam bidang morfologi , yakni dalam proses pembentukan kata.
Umpamanya dalam bahasa Indonesia ada proses penasalan dalam proses pembentukan kata dengan prefiks me-dan pe- kaidahnya adalah :
1.              Apabila kedua prefiks itu di imbuhkan pada kata yang di mulai dengan konsonan /I/,/r/w/,/dan /y/ tidak ada terjadi penasalan.
2.              kalau di imbuhkan pada kata yang dimulai dengan konsonan /b/ dan/p/ diberi nasal /na/
3.              bila di imbuhkan pada kata yang dimulai dengan konsonan /.d/ dan/t/ diberi nasal/n/
4.              kalau di imbuhkan pada kata yang di mulai dengan konsonan /s/ diberi nasal/ny/ , dan bila di imbuhkan pada kata yang dimulai dengan konsonan /g/ ,/k/,/h/ , dan semua vocal di beri nasal/ng/.

D.        Perubahan Sintaksis

                Sintaksis adalah suatu cabang ilmu yang mengkaji masalah susunan kalimat dan bagian-bagiannya, ilmu tata kalimat. Perubahan kaidah sintaksis dalam bahasa Indonesia juga dapat kita saksikan. Umpamanya, menurut kaidah sintaksis yang berlaku sebuah kalimat aktif transitif harus selalu mempunyai objek atau dengan rumusan lain, setiap kata kerja aktif transitif harus selalu diikuti oleh objek tetapi dewasa ini kalimat aktif transitif banyak yang tidak di lengkapi oleh objek.

Contohnya :
-          Reporter anda melaporkan dari tempat kejadian
-          Pertunjukan itu sangat mengecewakan
-          Sekretaris itu sedang mengetik di ruanganya
-          Dia mulai menulis sejak duduk di bangku SMP
-          Kakek sudah makan tetapi belum minum


E.         Perubahan kosa kata

                Perubahan bahasa yang paling mudah terlihat adalah pada bidang kosakata.paerubahan kosakata dapat berarti bertambahnya kosakata baru, kosakata adalah “berkat” penambahan kata-kata baru dari berbagai sumber bahasa lain, yang telah berlangsung sejak belasan abad yang lalu. Kata festa dari bahasa prancis pertengahan (prancis modern fete dan prancis kuno feste ) telah secara langsung serap bahasa inggris pertengahan yang menjadi feast dalam bahasa inggris modern.
                 Dlam perkembanganya sebuah bahasa bisa juga, karena berbagai sebab , akan kehilangan kosakatanya. Artinya , pada masa yang lau kata-kata tersebut digunakan, tetapi kini tidak lagi. Istilah banyak kosakata lama yang sudah menghilangf di gunakan kembali, misalnya mengelola , sempadan , kudapan, dan ragangan.


F.         Perubahan semantic
               Perubahan semantic yang umum adalah berupa pada makna butir-butir leksikal yang mungkin berubah total, meluas, atau juga menyempit.
Perubahan makna yang bersifat meluas ,(broadening) ,maksudnya , dulu kata tersebut hanya memilikinstu makna, tetapi kini memiliki lebih dari satu makna.
                Menurut  Wardaught (1990 ) mebedakan adanya dua macam perubahan bahasa yaitu perubahan internal dan eksternal.

BAB III
PENUTUP

A.        KESIMPULAN

                  Fonologi adalah bidang dalam linguistic  yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa menurut fungsinya. Morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang mengkaji tentang morfem dan berbagai kombinasinya. Sintaksis adalah cabang ilmuy bahasa yang mengkaji masalah susunan kalimat dan bagian-bagiannya, ilmu tata kalimat. Semantic adalah bagian darin ilmu bahasa yang mempelajari tentang makna  kata. Kosakata adalah pembendaharaan kata.

DAFTAR PUSTAKA

Chaer, Abdul dan leonie Agustina. 2004. Sosiolinguitik : Perkenalan Awal. Jakarta : Rineka Cipta.
Sumarsono dan Partana Paina. 2002. sosiolinguistik. Pustaka Pelajar: Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar